
Klinik Ben Yuan Dao, Jakarta - Penyebab haid berkepanjangan bisa bervariasi, mulai dari ketidakseimbangan hormon hingga kondisi medis tertentu seperti mioma atau polip rahim
Haid berkepanjangan, atau disebut juga menorrhagia, merupakan kondisi di mana seseorang mengalami perdarahan menstruasi yang berlangsung lebih lama dari biasanya.
Biasanya, siklus haid berlangsung sekitar 3-7 hari dengan volume darah yang cukup, namun pada kasus haid berkepanjangan, perdarahan dapat berlangsung lebih dari 7 hari bahkan mencapai dua minggu.
Kondisi ini bisa sangat mengganggu aktivitas dan kesehatan fisik maupun mental seseorang. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penyebab serta cara mengatasinya.
Penyebab Haid Berkepanjangan
Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan haid berkepanjangan. Beberapa penyebab umum antara lain:
1. Gangguan Hormonal
Kondisi ini sering terjadi pada wanita yang baru saja mengalami pubertas atau mendekati masa menopause. Ketidakseimbangan hormon ini dapat menyebabkan lapisan rahim menebal lebih dari biasanya, yang berujung pada perdarahan yang lebih lama.
2. Penggunaan Alat Kontrasepsi
Beberapa jenis alat kontrasepsi, seperti IUD (Intrauterine Device), dapat menyebabkan perdarahan menstruasi yang lebih lama atau lebih berat. Ini terjadi karena perubahan yang terjadi pada lapisan rahim akibat penggunaan alat tersebut.
3. Polip Rahim
Polip rahim adalah pertumbuhan jaringan yang terjadi di dalam atau sekitar rahim. Polip ini bisa menyebabkan perdarahan hebat dan berkepanjangan. Selain itu, polip juga dapat menyebabkan rasa sakit selama haid dan berhubungan dengan masalah kesuburan.
4. Mioma Uterus
Mioma uterus adalah tumor jinak yang berkembang di dalam atau sekitar rahim. Mioma sering kali tidak menunjukkan gejala lain selain haid yang tidak normal, meskipun dalam beberapa kasus dapat menyebabkan rasa nyeri di perut bagian bawah.
5. Endometriosis
Endometriosis terjadi ketika jaringan yang biasanya hanya ada di dalam rahim tumbuh di luar rahim, seperti di ovarium atau saluran telur. Kondisi ini bisa menyebabkan perdarahan yang lebih lama, nyeri haid yang parah, serta gangguan kesuburan.
6. Gangguan Pembekuan Darah
Beberapa kondisi medis, seperti kelainan pembekuan darah (misalnya hemofilia atau trombositopenia), dapat menyebabkan haid yang lebih lama atau lebih berat. Ini disebabkan oleh tubuh yang tidak dapat menghentikan perdarahan secara normal.
7. Kanker Rahim atau Serviks
Meski jarang, kanker pada rahim atau serviks juga dapat menyebabkan perdarahan yang tidak normal, termasuk haid yang berkepanjangan. Kondisi ini biasanya disertai dengan gejala lain seperti nyeri panggul atau perdarahan di luar siklus haid.
Cara Mengatasi Haid Berkepanjangan dengan Metode TCM
TCM berfokus pada keseimbangan energi tubuh (Qi) dan pemulihan fungsi organ untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Berikut adalah beberapa metode TCM yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah haid berkepanjangan:
1. Akupuntur
Dengan menstimulasi titik-titik akupuntur tertentu di tubuh, akupunktur berfungsi untuk mengatur aliran Qi dan darah, mengurangi peradangan, serta menyeimbangkan hormon tubuh. Untuk haid berkepanjangan, akupuntur dapat membantu memperbaiki sirkulasi darah di area panggul, meredakan nyeri, dan mengurangi perdarahan berlebihan.
2. Herbal TCM
Pengobatan herbal merupakan bagian integral dari TCM untuk mengatasi masalah haid berkepanjangan. Beberapa ramuan herbal yang sering digunakan untuk menyeimbangkan hormon dan mengatur menstruasi antara lain:
- Dang Gui (Angelica Sinensis): Dang Gui dapat membantu mengatasi perdarahan yang berlebihan dan memperbaiki kualitas darah.
- Chai Hu (Bupleurum): Chai Hu dapat membantu meredakan gejala yang terkait dengan ketidakseimbangan hormon.
- Shu Di Huang (Rehmannia): Ramuan ini dapat membantu mengurangi perdarahan yang berlebihan dan meningkatkan keseimbangan hormon.
Ramuan-ramuan ini biasanya disiapkan dalam bentuk teh, pil, atau tincture, yang dapat membantu memperbaiki kondisi tubuh secara alami.
3. Cupping
Metode ini bertujuan untuk meningkatkan aliran darah, merelaksasi otot, dan membantu mengeluarkan racun dari tubuh.
Pada kasus haid berkepanjangan, cupping dapat dilakukan pada area punggung dan perut bagian bawah, yang berhubungan langsung dengan rahim dan ovarium.
Cupping juga bermanfaat untuk mengurangi gejala nyeri haid yang parah, memperlancar sirkulasi darah, serta mengurangi pembengkakan atau peradangan yang mungkin terjadi pada organ reproduksi.
Terimalah Penanganan Terbaik di Klinik Ben Yuan Dao
Pengobatan tradisional Tiongkok bisa menjadi pilihan yang efektif untuk meredakan gejala dan memperbaiki kondisi Anda.
Klinik Ben Yuan Dao menggunakan berbagai metode pengobatan Tiongkok, seperti akupuntur, tuina, cupping, moksibusi hingga penggunaan obat herbal.
Dengan pengalaman dan pengetahuan yang mendalam dalam pengobatan Tiongkok, tim medis Klinik Ben Yuan Dao akan bekerja sama dengan Anda untuk merancang perawatan yang sesuai dengan kebutuhan individu Anda.
Kami menyediakan layanan konsultasi online secara gratis untuk mempermudah Anda. Cukup klik link berikut ini untuk memulai berkonsultasi dengan kami:
Klik disini untuk memulai berkonsultasi gratis via whatsapp. Hubungi kami sekarang dan dapatkan bantuan untuk mengatasi masalah lutut Anda dengan cara yang alami dan aman.